Info Tekno

Browser Arc Akan Berhenti Beroperasi Desember 2026, Pengguna Diarahkan ke Dia

Perjalanan browser Arc yang dikenal melalui desain inovatif dan fitur produktivitasnya akan segera berakhir. The Browser Company secara resmi mengumumkan bahwa Arc untuk macOS dan Windows akan berhenti beroperasi pada 22 Desember 2026. Keputusan ini menjadi perubahan penting dalam dunia TEKNOLOGI, terutama bagi pengguna yang selama ini mengandalkan pengelolaan tab vertikal, Spaces, dan berbagai fitur navigasi modern. Sebagai penggantinya, perusahaan mengarahkan pengguna menuju Dia, browser generasi baru yang mengintegrasikan kecerdasan buatan. Proses penghentian Arc dilakukan secara bertahap, sehingga pengguna masih memiliki kesempatan untuk memindahkan data dan menyesuaikan kebiasaan menjelajah internet sebelum layanan dihentikan.

Mengapa The Browser Company Memutuskan Mengakhiri Arc

Rencana mengakhiri operasional browser Arc menghadirkan babak baru dalam perjalanan The Browser Company. Perusahaan mengungkapkan bahwa menjaga keamanan browser modern membutuhkan sumber daya yang semakin besar, terutama ketika penggunaan kecerdasan buatan semakin meluas. Sebagai langkah strategis, tim pengembang memilih memusatkan perhatian pada Dia, browser yang dirancang dengan mempertimbangkan standar keamanan terbaru. Langkah tersebut berarti Arc tidak lagi menjadi prioritas investasi teknologi. Kendati penutupan tersebut mendapat perhatian besar, perusahaan menempatkan perlindungan pengguna sebagai prioritas untuk ekosistem digital yang terus berubah.

Pada tahap sebelumnya, The Browser Company sebenarnya sudah mengalihkan fokus inovasi dari Arc sejak 2025. Seiring munculnya proyek Dia, Arc masih menerima perbaikan penting, tetapi tidak lagi menjadi pusat inovasi perusahaan. Perubahan arah pengembangan ini memperlihatkan bahwa penghentian pada Desember 2026 bukan keputusan yang sepenuhnya mendadak. Di kalangan pemakai lama, perubahan ini dapat menimbulkan sejumlah pertanyaan. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat, Arc memiliki sistem pengelolaan pekerjaan yang berbeda dibandingkan browser konvensional.

Tahapan Penutupan Browser Arc yang Perlu Diketahui

Tahapan pengakhiran operasional browser ini dilaksanakan secara bertahap agar pengguna mempunyai kesempatan melakukan persiapan. Tahap pertama dimulai pada 22 Oktober 2026, ketika The Browser Company menghentikan pembuatan akun Arc baru. Untuk pengguna lama, akun yang sudah ada belum langsung mengalami penghentian akses. Perusahaan juga menyediakan kemampuan ekspor data yang memudahkan persiapan migrasi. Dengan adanya masa transisi, pengguna memiliki waktu mengatur perpindahan data sebelum layanan utama benar-benar berakhir.

Penyesuaian selanjutnya ditetapkan pada 23 November 2026, khususnya untuk Arc Search pada smartphone berbasis iOS maupun Android. Pada tanggal tersebut, fitur kecerdasan buatan seperti Browse for Me akan dinonaktifkan. Pengguna juga tidak bisa menggunakan akses akun dan memanfaatkan sinkronisasi tab. Walaupun sejumlah fungsi dihentikan, Arc Search masih dapat digunakan sebagai browser sederhana. Tahap terakhir dijadwalkan pada 22 Desember 2026, ketika Arc untuk macOS dan Windows kehilangan akses operasional. Pada periode tersebut, akun Arc dihentikan secara resmi, sementara data pribadi terkait akun akan dihapus paling lambat 30 hari setelah penonaktifan. Aplikasi Arc Search untuk Android juga dijadwalkan tidak lagi tersedia melalui Google Play Store.

Peralihan dari Arc ke Dia dan Fitur yang Ditawarkan

Sebagai pengganti Arc, The Browser Company memusatkan pengembangan pada Dia. Browser ini dibangun dengan pendekatan AI-first, sehingga menawarkan arah pengembangan berbeda. Berbeda dari fokus utama Arc pada organisasi tab, Dia memberikan perhatian besar pada bantuan AI. Kendati diarahkan pada pengalaman generasi berikutnya, Dia tetap mengadopsi beberapa elemen produktivitas dari pendahulunya. Perpaduan kemampuan tersebut bertujuan mempermudah adaptasi pengguna lama tanpa menghilangkan seluruh pola navigasi yang sudah dikenal.

Di antara fitur Arc yang hadir dalam Dia meliputi tab vertikal melalui Sidebar, pengelolaan Profiles sebagai pengganti sistem Spaces, Pinned Tabs, Tab Groups, dan Split View. Berkat dukungan fungsi tersebut, pengguna mampu mengatur berbagai konteks penjelajahan secara cukup fleksibel. Dalam penggunaan sehari-hari, seseorang dapat membuat ruang khusus untuk pekerjaan, sementara kebutuhan personal ditempatkan di lingkungan berbeda. Di sisi lain, The Browser Company menjelaskan bahwa fitur browser Arc yang sebelumnya tersedia gratis dipertahankan sebagai fungsi gratis pada Dia. Penggunaan fitur AI juga tidak diwajibkan, sehingga pengguna tidak harus mengaktifkan kecerdasan buatan.

Hal yang Perlu Dipahami Pengguna Arc Sebelum Migrasi

Perbedaan paling mendasar antara Arc dan Dia berkaitan dengan pendekatan pengalaman pengguna. Arc membangun identitas melalui pengorganisasian tab, sedangkan Dia mengembangkan penjelajahan berbasis bantuan kecerdasan buatan. Bagi pengguna yang terbiasa dengan Arc, keberadaan Sidebar, Profiles, dan Tab Groups menjadi penghubung antara kedua browser. Namun demikian, cara pengaturan dan susunan navigasi tertentu mungkin membutuhkan penyesuaian. Untuk mengurangi kebingungan, pengguna dapat mulai membiasakan diri menggunakan Dia sejak masa transisi.

Tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan tab, pengguna juga sebaiknya mengevaluasi kebiasaan browsing. Dalam situasi tertentu, seseorang yang menggunakan banyak ekstensi untuk bekerja perlu menguji kembali alat pendukung pekerjaannya di Dia. Hal serupa berlaku untuk pengguna yang mengelola banyak tab dan riwayat browsing. Meskipun proses impor telah disediakan, melakukan pemeriksaan setelah migrasi tetap penting untuk menghindari kehilangan informasi. Melalui pemeriksaan sederhana, perpindahan menuju browser baru dapat berlangsung lebih lancar.

Cara Memindahkan Data Arc ke Dia Sebelum Penutupan

Bagi pengguna yang ingin beralih ke Dia, The Browser Company telah menyiapkan proses migrasi terintegrasi. Melalui fasilitas tersebut, informasi seperti kata sandi, bookmark, dan riwayat penjelajahan dapat dibawa dari Arc ke Dia. Tidak hanya data penjelajahan, pengaturan seperti Spaces, folder, ekstensi, dan tab juga termasuk dalam kemampuan pemindahan data. Sebagai langkah awal, pengguna dapat mengunduh Dia melalui situs resminya, kemudian mengikuti petunjuk impor saat proses pengaturan. Dia tersedia untuk komputer Mac serta Windows, sehingga pengguna komputer dapat mulai menyesuaikan diri sebelum penutupan.

Jika pengguna memilih browser berbeda, Arc juga menghadirkan fasilitas penyimpanan informasi sebelum layanan dihentikan. Fitur tersebut membantu pengguna mempertahankan informasi penting. Pengguna sebaiknya memeriksa pengaturan ekspor karena format data ekspor dapat memengaruhi proses migrasi. Untuk pengguna Arc Search di smartphone, iOS menyediakan pilihan Export Open Tabs melalui Settings, sedangkan Android menawarkan menu Export Data dalam pengaturan aplikasi. Idealnya, proses penyimpanan dan pemindahan data tidak ditunda hingga layanan benar-benar berakhir, mengingat data akun Arc akan memasuki proses penghapusan.

Kesimpulan: Penutupan Arc Menandai Perubahan Era Browser Modern

Berakhirnya layanan desktop Arc pada akhir 2026 menjadi penanda peralihan strategi pengembangan peramban internet. Seiring perpindahan fokus perusahaan, Dia menjadi browser pengganti yang direkomendasikan dengan integrasi fitur AI yang lebih menonjol. Untuk masyarakat yang masih menggunakan Arc, langkah terpenting adalah mengamankan informasi penjelajahan sejak awal. Kendati browser tersebut tidak lagi tersedia, berbagai konsep produktivitasnya masih diteruskan melalui sejumlah fitur Dia. Menurut Anda, apakah Dia mampu menggantikan pengalaman menggunakan Arc? Ceritakan pengalaman Anda mengenai perubahan ini dan masa depan browser berbasis AI.

Related Articles

Back to top button